Bengkulu
Lantik Kepala BPKP Baru, Gubernur Bengkulu Harap Bisa Tingkatkan Kinerja SDM Aparatur Pemerintah

Memontum Bengkulu – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, melantik Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu, Rusdy Sofyan. Pelantikan itu, dihadiri Deputi Bidang Investigasi BPKP RI, Agustina Arumsari beserta unsur Forkopimda di Balai Raya Semarak, Selasa (13/12/2022) tadi.
Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan ucapan terima kasih atas pendampingan BPKP, yang telah berkolaborasi dengan lembaga penegak hukum. Sehingga, kegiatan pembangunan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu dapat dijalankan dengan baik.
“Pengelolaan keuangan saat ini semakin dinamis. Kita ingin, kegiatan pengawasan dilaksanakan lebih intensif dengan mengedepankan upaya preventif,” tegas Gubernur Rohidin Mersyah.
Baca juga :
- Genjot Kemandirian Industri, Gubernur Bengkulu Tinjau Produksi Minyak Goreng Lokal
- Bahas Langkah Konkret Penanganan Korban Gempa, Pemprov dan Pemkot Bengkulu Gelar Rakor
- 174 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bengkulu
- Gempa Kekuatan 6,3 SR Guncang Bengkulu, Ratusan Rumah Alami Kerusakan
- Imbas Kapal Karam Makan Korban Jiwa, Wali Kota Bengkulu Tutup Sementara Perjalanan Wisata ke Pulau Tikus
Tidak hanya sebatas melakukan pengawasan pembangunan dan keuangan saja, ujar Gubernur Bengkulu, namun diharapkan bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah agar kinerjanya semakin baik dan profesional. “Selain melakukan pengawasan bidang pembangunan dan keuangan, BPKP juga malakukan pembinaan terhadap peningkatan kinerja SDM aparatur pemerintahan,” harap Gubernur Bengkulu.
Deputi BPKP RI Bidang Investigasi, Agustina Arumsari, pada kesempatan ini berpesan agar Rusdy Sofyan segera melakukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder. Tujuannya, guna mendorong dan mewujudkan tercapainya sasaran pokok pembangunan secara akuntabel, efektif dan efisien.
“Hingga triwulan III, BPKP Provinsi Bengkulu telah melaksanakan pengawasan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Monitoring dan analisis atas pemanfaatan APBD untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di daerah. Kemudian evaluasi penyerapan anggaran dan pengadaan barang jasa, pengawasan atas program Indonesia Pintar dan pengawasan atas tata kelola dan akuntabilitas kekeuangan desa dan BLT dana desa,” terangnya saat memberikan arahan kepada Kepala BPKP Provinsi Bengkulu yang baru dilantik. (bkl/gie)

Bengkulu1 tahunKapal Berpenumpang Wisatawan Karam di Pantai Malabero Bengkulu
Bengkulu1 tahun174 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bengkulu
Bengkulu4 tahun27 Panwascam Sekota Bengkulu Konsolidasi Penanganan Pelanggaran Tahapan Pemilu
Bengkulu1 tahunWali Kota Bengkulu Tegaskan DBH Rp 33 Miliar untuk BPJS Kesehatan Warga dan Sektor Pembangunan
Bengkulu1 tahunTujuh Penumpang Kapal Karam Pantai Malabero Bengkulu Dilaporkan Meninggal
Bengkulu1 tahunImbas Kapal Karam Makan Korban Jiwa, Wali Kota Bengkulu Tutup Sementara Perjalanan Wisata ke Pulau Tikus
Bengkulu1 tahunBahas Langkah Konkret Penanganan Korban Gempa, Pemprov dan Pemkot Bengkulu Gelar Rakor
Bengkulu1 tahunWawali Ronny Pantau 1.116 Tes Calon PPPK Kota Bengkulu









