Bengkulu

174 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan Akibat Gempa Bengkulu

Diterbitkan

-

DAMPAK: Data terbaru kerusakan gempa bumi Bengkulu. (ip for memontum)

Memontum Bengkulu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memperbarui catatan dampak kerusakan dan korban gempa bumi magnitudo 6,3 SR. Data tersebut, dipastikan akan terus berubah hingga proses pendataan selesai.

Sebagaimana diketahui, gempa bumi terjadi di 43 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 kilometer, Jumat, (23/5/2025) sekitar pukul 02.52 WIB. Saat terjadi gempa, sontak membuat kepanikan warga karena getaran gempa berlangsung cukup lama.

Berdasarkan data terbaru, ada beberapa lokasi terdampak gempa tersebut. Mulai dari Kelurahan Betungan, Kelurahan Pagar Dewa, Kelurahan Jalan Gedang, Kelurahan Pintu Batu, Kelurahan Jembata Kecil hingga Kelurahan Lingkar Timur.

Baca juga :

Advertisement

Untuk dampak kerusakan, yakni ada 174 rumah, satu fasilitas umum (Balai Buntar), satu kantor camat, satu masjid dan dua sekolah. Upaya yang dilakukan pemerintah, yaitu pendirian posko penanganan gempa, membuka dapur umum, hingga memberikan bantua kepada para korban terdampak.

Adapun pihak yang terlibat, mulai BMKG, BPBD Provinsi, BASARNAS, TNI, POLRI, Dinsos, Tagana, Damkar, Dinkes dan Baznas. Sementara untuk kebutuhan mendesak dan akan diberikan pemerintah ialah logistik sandang dan pangan, peralatan pembersih puing-puing, tenda pengungsi, dampur umum dan toilet portable.

Kepala BPBD Kota Bengkulu, Willhopi, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu. Kemudian, masyarakat diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Terakhir, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ujarnya. (ip/bkl/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas